4 Alasan Mengapa Kamu Sudah Tidak Membutuhkan Laptop Lagi

MacBook Pro (Unsplash)
MacBook Pro (Unsplash)

Selama beberapa tahun yang lalu, tak bisa dipungkiri jika laptop merupakan jenis komputer yang dibutuhkan dan jadi pilihan banyak orang. Bahkan, hampir 166 juta produk terjual secara global pada tahun 2019 ini, sedangkan PC desktop cuma terjual 88 juta produk saja.

Diperkirakan, selisih penjualan antara PC desktop dan laptop bakal makin melebar hingga 2024.

Akan tetapi, angka di atas tidak bisa dijadikan representasi kebutuhan semua orang. Di samping itu, peningkatan teknologi smartphone membuat laptop jadi kurang menarik lagi. Bahkan beberapa jenis smartphone mampu menggantikan fungsi laptop.

Nah, dalam artikel Ragam kali ini, tim Droila sudah mengumpulkan berbagai alasan yang membuatmu mungkin tidak lagi membutuhkan laptop.

Laptop (Unsplash)
Laptop (Unsplash)

Apa Alasan Menggunakan Laptop?

Alasan ini penting dipahami. Sehingga, kamu, sebagai pembeli, bisa lebih mengoptimalkan fungsi dan peran dari perangkat yang dimiliki.

Dibandingkan PC Desktop, keuntungan besar laptop adalah ukurannya, beratnya, serta bisa dibawa ke mana saja dan kapan saja. Bahkan, jenis laptop terbaru cuma memiliki berat sekira 2,5 kg saja, sehingga bisa kamu bawa dalam acara apapun, bukan?

Lalu, biasanya laptop bisa dipakai untuk apa saja? Berdasarkan variasi produk dan spesifikasi, fungsi dari laptop terbagi ke dalam beberapa kategori. Antara lain produksi musi, edit film atau video, pemrosesan Word, gaming, hingga sekadar hiburan.

Produk Alternatif Laptop

Tapi, laptop kini tak lagi menguasai kategori-kategori tersebut. Sudah ada beberapa pilihan produk lain yang siap menggantikannya. Mau tahu apa aja?

Untuk Kemudahan Mobilitas: Tablet

Kembali pada tahun 2010, Steve Jobs menyatakan kita sudah sampai di era post-PC. Sebuah era di mana PC desktop tak lagi dibutuhkan, mengingat variasi produk yang sudah tersedia di pasaran.

Tapi, kini pernyataan tersebut terancam runtuh. Laptop sudah tidak lagi menjadi pilihan menarik bagi banyak pengguna. Dan untuk pengguna yang menekankan pentingnya mobilitas, kini sudah tersedia tablet. Harganya lebih murah ketimbang laptop kebanyakan. Lebih ringan, serta dirancang khusus agar mudah dibawa ke manapun.

Beberapa tablot terbaru bahkan mampu menggantikan fungsi dasar laptop, mulai dari desain grafis, editing video, gaming, serta presentasi.

Alasan membeli laptop (Unsplash)
Alasan membeli laptop (Unsplash)

Untuk Produktivitas: PC Desktop

 Jika kamu pengin tetap produktif selama bepergian, bisa kok membeli keyboard portable untuk dipakai pada tablet. Sehingga, kamu lebih mudah mengoperasikannya untuk bekerja.

Tapi, untuk jenis pekerjaan berat yang dikerjakan di rumah atau kantor, PC desktop terbukti masih menjadi pilihan utama. Untuk PC yang dijual dengan harga yang sama seperti laptop, kamu bisa mendapatkan produk yang lebih bertenaga.

Mahalnya harga laptop disebabkan proses miniaturisasi dari beberapa komponen. Selain itu, PC juga menawarkan desain yang lebih ergonomis, sehingga mengurangi beban pada tubuh selama bekerja.

Untuk Hiburan: Pemutar Media Digital

Jika Anda mencari produk terbaik untuk hiburan seperti streaming film, acara televisi, atau musik, pemutar media digital diakui lebih bertenaga dan memiliki layanan komplit ketimbang laptop. Dan kini sudah ada banyak pilihan produk pemutar media digital yang tersedia. Salah satunya adalah Roku.

Menggunakan produk ini, kamu bisa lebih bebas mengakses Netflix, Amazon Video, Google Play, hingga Spotify atau Hulu. Selain itu, kamu juga bisa menonton konten lewat layar yang lebih lebar.

Ya, cukup menyambungkan alat pemutar media digital pada TV pintar, lewat proses registrasi dan berlangganan, lalu kamu bisa menonton konten secara lebih menyenangkan.

MacBook Air (Unsplash)
MacBook Air (Unsplash)

Untuk Penyimpanan Data: Komputasi Awan atau Google Drive

Banyak pengguna laptop seringkali mengeluhkan betapa kapasitas penyimpanan cepat habis. Alhasil, pengguna pun gagal menyimpan lebih banyak data. . Dan kondisi ini pula yang membuat penyimpanan data tak lagi menjadi alasa menggunakan laptop.

Di tengah kondisi produksi data yang lebih kencang, komputasi awan terbukti jadi salah satu layanan yang diperhitungkan. Teknologi ini menawarkan kemudahan dan fleksibilitas. Kamu bisa mengakses setiap data yang tersimpan di mana saja dan melalui perangkat apapun.

Untuk penggunaan pribadi, kamu bisa memilih layanan dari Google Drive. Hanya membayar Rp 27 ribu per bulan, kamu bisa mendapatkan penyimpanan virtual berkapasitas 100GB. Jika dirasa kurang, kamu pun bisa meningkatkan kapasitasnya, tentu dengan harga yang bertambah pula.

Selain Google Drive, ada pula beberapa pilihan penyimpanan komputasi awan lain. Seperti Amazon Web Services, Microsoft Azure, Dropbox, dan masih banyak lagi. Pilih berdasarkan selera dan kebutuhan saja, ya.

Apakah Kamu Benar-Benar Membutuhkan Laptop?

Dari penjelasan di atas, bisa kita simpulkan jika ada lebih banyak produk alternatif dari laptop. Dengan harga yang lebih murah serta kemampuan yang lebih komplit.

Akan tetapi, bukan berarti laptop benar-benar berakhir. Melihat tren pertumbuhan industri ini, tampaknya masih butuh waktu lebih lama agar pengguna teknologi di seluruh dunia mulai menghentikan membeli produk ini.

Jadi, menurut penulis, alangkah bijak jika membeli laptop disesuaikan dengan kebutuhan saja.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like