Apa yang Dimaksud dengan Root HP: Pengertian, Fungsi, Keuntungan serta Risikonya

Apa yang dimaksud dengan root HP (Extreme Tech)
Apa yang dimaksud dengan root HP (Extreme Tech)

Kalo kamu sering browsing pakai Google untuk mencari informasi tutorial Android, kamu mungkin pernah melihat atau membaca tentang root HP. Terkadang, hasil pencarian yang menyebutkan istilah ini tak hanya satu atau dua, bisa puluhan! Lantas, apa yang dimaksud dengan root HP? Apakah fungsi root HP dan apakah berbahaya?

Memang, root terkadang bisa mengatasi segala kebutuhan pengguna HP Android. Terutama saat problem dan masalah mulai muncul pada ponsel kamu. Dan ketika ponsel sudah di-root, banyak hal yang bisa kamu lakukan.

Barangkali, berkat janji akan kemudahan itulah yang membuat sebagian besar pengguna HP Android lebih memilih untuk rooting perangkatnya. Tanpa mengetahui arti, fungsi sebenarnya, serta dampak yang membahayakan dari proses ini.

Maka dari itu, agar pembaca lebih terang terhadap proses ini, tim Droila sudah menyiapkan berbagai informasi yang dibutuhkan. Mau tahu?

Apa itu Root Android

apa itu root android (CNet)
apa itu root android (CNet)

Pada dasarnya, sistem operasi Android menjalankan kernel Linux dengan middleware yang serupa dengan manajemen file Linux. Dan seperti pada Linux, rooting merupakan cara yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan perangkat dan memperbaikinya sendiri.

Sederhananya, rooting HP Android adalah sebuah proses di mana pengguna mendapat akses penuh terhadap seluruh komponen sistem operasi. Dan berkat akses tersebut, pengguna bisa bisa mengubah pengaturan perangkat lebih leluasa.

Memang, kini, smartphone Android sudah mulai ditingkatkan. Ponsel keluaran tahun 2019 yang menjalankan OS Android Pie atau Oreo performanya jauh  lebih unggul ketimbang versi sebelumnya. Hal itu pula yang membuat rooting Android perlahan mulai ditinggalkan.

Akan tetapi, masih banyak pengguna yang penasaran dengan proses ini. Menganggap root Android sebagai solusi pasti jika ingin lebih banyak akses dan kemudahan dalam mengoperasikan dan mengatur ponsel miliknya.

Tapi, benarkah demikian?

Apa Fungsi Root Android?

Fungsi root HP Android (Android Central)
Fungsi root HP Android (Android Central)

Seperti sudah disinggung di atas, root Android bisa membebaskan pengguna untukmengurangi, menambah, serta memodifikasi file atau data pada perangkat. Jenis file yang sebelumnya terkunci (locked), bisa diakses karena sudah di-rooting.

Maka dari itu, jika membicarakan fungsi root Android, pada dasarnya adalah untuk membuka kunci dari file atau data yang sudah dikunci oleh sistem operasi. Lalu, untuk apa data tersebut?

Pada dasarnya, setiap data yang terkunci adalah bagian dari sistem operasi. Ketika perangkat di-root, pengguna pun bisa menjadi administratir yang leluasa mengakses seluruh data. Sehingga, pengguna bisa memodifikasi perangkat sesuai kebutuhan.

Misal, kamu bisa memaksimalkan performa perangkat dengan meng-overclock prosesor bawaan, menghapus aplikasi bawaan Android (aplikasi bloatware) yang tidak dipakai, serta meng-install aplikasi dengan fungsi tertentu.

Tak hanya itu, root Android juga memungkinkan pengguna untuk memasang ROM custom bikinan pihak ketiga. Sehingga, Anda, sebagai pengguna, bisa bebas mengatur tampilan dan UI perangkat sesuai kebutuhan.

Tapi, kebebasan tak berarti keuntungan. Dan untuk kasus ponsel Android, akses yang lebih leluasa juga memiliki risikonya tersendiri.

Apakah Root itu Berbahaya?

Risiko root HP Android (Extreme Tech)
Risiko root HP Android (Extreme Tech)

Sekali lagi, rooting HP Android bisa memberimu kebebasan untuk mengatur dan menyesuaikan perangkat Android. Tapi, kebebasan tersebut juga bisa disalahgunakan jika kamu tidak berhati-hati. Soalnya, Android sudah dirancang agar sulit dijebol dan dengan pengguna yang dibatasi.

Padahal, seorang superuser, istilah perangkat yang sudah mengalami root, berpotensi mengundang bahaya ketika aktif secara online. Misal, ketika Anda meng-klik halaman iklan, tiba-tiba saja ada program yang memaksa perangkat untuk memasang program tanpa disadar pengguna.

Bayangkan aja jika hal tersebut dialami oleh perangkat yang kerap Anda pakai untuk transaksi online. Ada potensi peretasan dan pengambilalihan akun pembayaran yang sudah tersimpan pada HP Android kamu, lho.

Ya, keamanan merupakan salah satu faktor paling penting ketika membicarakan root Android. Dan keamanan pula yang kerap jadi sorotan para pengguna. Dan karena alasan itu, pengembang Android pun sudah merancang agar sistem operasinya tidak bisa di-root.

Di sisi lain, metode rooting HP Android seringkali berbahaya. Ada potensi perangkat rusak hanya karena mengalami proses rooting. Tak hanya itu, ponsel yang sudah di-root juga tidak akan mendapatkan garansi dari produsen.

Sehingga, jika ada kerusakan pada perangkat yang sudah di-root, tanggung jawab terdapat pada diri masing-masing.

Padahal, ROM bawaan kini sudah semakin stabil. Pengembang perangkat lunak dari berbagai penjuru dunia pun mengakui itu. Terutama setelah Android mengeluarkan varian Android Lollipop. Sehingga, akan terasa sia-sia rasanya semua akses berlebih tersebut, bukan?

Aplikasi root HP Android (Android Pit)
Aplikasi root HP Android (Android Pit)

[Bonus] Cara Root HP Android

Kini, root HP Android sudah semakin mudah. Tidak seperti versi awal, di mana kamu harus melakukannya via laptop atau PC. Soalnya, sudah tersedia beragam aplikasi root Android yang bakal memudahkan proses tersebut.

Beberapa aplikasi root Android yang terpercaya dan banyak dipakai seperti KingRoot, One Click Root, Framaroot, Nexus Root Toolkit, SuperSu, Flashify, Baidu Root, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk cara root HP Android menggunakan aplikasi di atas cukup mudah, kok. Pertama, tentu kamu perlu meng-install aplikasi. Jika sudah, buka aplikasinya, kemudian jalankan. Klik tombol atau ikon root agar aplikasi memulai proses rooting pada HP Android milikmu. Gampang banget, kan?

Usai sudah uraian kali ini mengenai root HP Android. Semoga, setelah kamu mengerti apa yang dimaksud dengan root HP Android, bisa lebih menyadari akan bahaya dari proses ini, ya.

Rate this post
0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like