Penasaran Kenapa Harga HP di Indonesia Makin Mahal? Ini Lho Alasannya

Macam-macam kelas HP Android (Mashable India)
Macam-macam kelas HP Android (Mashable India)

Setiap bulan, selalu ada ponsel baru yang diperkenalkan produsen. Baik dirilis untuk negara tertentu, atau secara global. Tapi, jika diperhatikan, harga HP terasa mahal. Lalu, pernahkah kamu bertanya kenapa harga HP di Indonesia makin mahal?

Ada banyak hal yang tidak pasti dalam kehidupan. Tapi, ada juga satu hal yang pasti dan bisa kita perkirakan; yakni kenaikan harga HP setiap tahunnya.

Memang, kini sudah tersedia lebih banyak HP dengan harga terjangkau. Mulai dari di bawah Rp1 juta, hingga Rp3 jutaan. Kita menemukan lebih banyak HP harga murah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Tapi, di sisi lain, kita juga melihat pertumbuhan harga smartphone yang menyasar segmen kelas menengah, flagship killer, maupun flagship.

Harga smartphone tidak hanya dipengaruhi segmen pasar yang dijadikan sasaran saja. Desain dari perangkat pun berperan besar dalam menentukan harga sebuah perangkat.

Bisa kita lihat pada beberapa HP layar lipat yang sudah tersedia di pasar. Terlepas dari ketangguhan dan daya tahan, produsen seperti Huawei dan Samsung membanderol perangkatnya hingga puluhan juta.

HP Android dan iPhone terbaru (Android Authority)
HP Android dan iPhone terbaru (Android Authority)

Kenapa Harga Smartphone Naik?

Lalu, apa sih kira-kira yang menyebabkan harga HP semakin mahal? Untuk menjawab tersebut, tim Droila sudah rangkumkan beberapa faktor yang menjadi penyebabnya. Berikut ini uraiannya.

Standar Kebutuhan Pengguna Semakin Tinggi

Industri telekomunikasi mengalami pertumbuhan pesat selama beberapa tahun terakhir. Terutama untuk produk smartphone. Semakin banyak orang yang membutuhkan akses internet untuk aktivitas sehari-hari.

Mengutip Databoks dari Kata Data, diperkirakan bahwa tahun 2025 nanti sudah ada 89,2 persen dari total populasi Indonesia yang menggunakan telepon pintar. Namun, menilik kondisi terkini, tampaknya angka tersebut akan terwujud tak lama lagi.

Seperti kita tahu, pandemi mempercepat proses digitalisasi berbagai aktivitas masyarakat. Seperti kita tahu, pandemi membuat sebagian besar dari kita beraktivitas via virtual. Mulai dari bekerja, sekolah, hingga sekadar meeting dengan teman.

Peningkatan kebutuhan ini tentu saja menuntut peningkatan kualitas perangkat. Kini pun sudah tersedia beragam jenis perangkat yang bisa disesuaikan dengan aktivitas pengguna. Bahkan termasuk aktivitas gaming atau fotografi sekalipun.

Harga Komponen Makin Mahal

Bisa dipahami, ketika perangkat yang kamu pakai makin canggih, makin memudahkan pengguna, maka perangkat tersebut juga membutuhkan komponen yang mahal pula. Dan dalam industri smartphone, material berharga tinggi berbanding lurus dengan kecanggihan serta daya tahan.

Sebagai contoh, produsen System on Chipset seperti Qualcomm saja memproduk dapur pacu untuk tiga kelas yang berbeda. Snapdragon 400 series untuk ponsel entry-level, seri 600 untuk HP kelas menengah, serta seri 800 untuk flagship.

Selain harga yang berbeda, masing-masing jenis chipset tersebut juga dibekali fitur serta teknologi yang tak sama. Misal, sudah dua tahun terakhir chipset Snapdragon seri 800 yang dibikin Qualcomm dibekali dengan teknologi 5G.

Namun, untuk kelas menengah, baru beberapa seri saja. Sedangkan chipset entry-level, baru satu jenis yang mendukung teknologi koneksi internet anyar baru tersebut.

HP iPhone (PCMag)
HP iPhone (PCMag)

Kemudahan Pembelian

Tak hanya pilihan saja yang banyak. Kini masyarakat juga semakin mudah untuk membeli perangkat handphone. Baik itu versi terbaru, atau versi lawas sekalipun. Baik kondisi baru, maupun kondisi bekas pakai.

Kini, sudah tersedia banyak platform teknologi yang menyediakan layanan pembiayaan kredit. Contohnya seperti AkuLaku, Kredivo, Shopee Pay, Ovo Pay Later, dan masih banyak lagi.

Beberapa platform bahkan menawarkan kemudahan pembiayaan yang bisa dilakukan dalam waktu beberapa menit saja. Cukup siapkan dokumen yang dibutuhkan, masukkan ke dalam kotak yang tersedia, ketikkan data yang dibutuhkan, lalu tunggu hingga platform menyetujui permintaanmu.

Jika sudah, kamu tinggal pilih HP yang diinginkan. Dan ketika membayar, cukup pilih aja platform pembiayaan yang diinginkan.

Efek Dari Persaingan Harga

Memang, kini sudah tersedia makin banyak pilihan HP terbaik dari berbagai rentang harga. Masing-masing memiliki pengguna setianya. Alhasil, masing-masing segmen pun memiliki banyak sekali pilihan –di mana setiap vendor memiliki produk jagoannya untuk segmen tertentu.

Namun, dari berbagai kelas tersebut, ada satu hal yang pasti: produk terbaru yang diluncurkan setiap tahun selalu dibanderol dengan harga yang lebih mahal. Artinya, ada peningkatan harga untuk produk dari masing-masing segmen tersebut.

Beberapa tahun lalu, kamu mungkin masih menemukan HP Low-end harga Rp 1 jutaan. Kini, harga tersebut biasanya diisi oleh produk entry-level –yang biasanya dibekali spesifikasi super minim dengan fitur yang terbatas pula.

Harga HP di Indonesia (The Verge)
Harga HP di Indonesia (The Verge)

Kondisi tersebut merupakan dampak dari persaingan harga yang dihadapi oleh seluruh produsen telepon pintar. Pula, teknologi anyar yang dihasilkan biasanya dijual dengan harga sedikit lebih tinggi ketimbang versi lawas. Misal chipset atau SoC.

Maka dari itu, ketika perangkat anyar dibekali teknologi terkini, wajar kiranya jika produsen pun melepas ke pasar dengan harga yang sedikit lebih tinggi ketimbang versi sebelumnya.

Itulah beberapa alasan yang bisa menjawab pertanyaan kenapa harga HP di Indonesia makin mahal. Maka, jangan kaget jika beberapa tahun lagi, HP entry-level dijual dengan harga Rp 3 jutaan.

Nah, kalo kamu pengin mendapatkan produk terbaik yang sesuai budget, coba deh ikuti tips beli HP baru yang pernah diulas Droila. Sehingga, kamu bisa menghindari rasa kecewa karena rasa kurang puas dengan produk yang dibeli. Langsung coba aja, ya.

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like