Review Game Terbaru Animal Crossing: New Horizons – Menggemaskan, Santai, dan Bikin Kecanduan

Game Animal Crossing: New Horizon (Polygon)
Game Animal Crossing: New Horizon (Polygon)

Hidup di zaman yang serba berkecepatan tinggi, tentu rasanya menenangkan jika menjalani bisa memperlambat. Namun pertanyaannya, bagaimana caranya?

Mungkin pertanyaan konseptual tersebut rasanya terlalu berlebihan jika dipasrahkan pada sebuah game. Tapi, harus diakui, game terbaru berjudul Animal Crossing: New Horizons bisa menawarkan hal itu.

Memang, bukan menawarkan jawaban dalam bentuk solusi praktis atas pertanyaan di atas. Hanya saja, kalo kamu coba memainkannya seminggu, akan terasa bagaimana gameplay Animal Crossing bisa meninggalkan bekas di kesadaran.

Membuat pikiran terasa lebih santai, mood jadi lebih tenang. Ya, jenis permainan digital yang benar-benar memberimu kesenangan! Apalagi, kita tengah terjebak dalam kondisi physical distancing demi menahan laju penyebaran virus corona.

Di tengah ketegangan ini, akibat berbagai informasi rancu dan palsu yang berkelindan dan bikin masyarakat panik, memainkan Animal Crossing bisa jadi solusi.

Dan agar kamu lebih yakin dengan game ini, tim Droila sudah menyiapkan review game terbaru Animal Crossing: New Horizons. Scrolling lagi, gan!

Berkenalan Lebih Dekat dengan Waralaba Animal Crossing

Berbagai seri Animal Crossing (NintendoLife)
Berbagai seri Animal Crossing (NintendoLife)

Selain seri Mario dan Zelda, Animal Crossing juga jadi salah satu seri paling populer dari Nintendo. Diluncurkan untuk semua varian konsol Nintento, empat game Animal Crossing sukses terjual sebanyak 30 juta unit di seluruh dunia.

Keempat game seri tersebut antara lain Animal Crossing (2001), Animal Crossing: Wild World (2005), Animal Crossing: City Folk (2008), dan Animal Crossing: New Leaf (2012).

Selain itu, masih ada tiga seri spin-off dari game ini; Animal Crossing: Happi Home Designer (2015), Animal Crossing: Amiibo Festival (2015), dan Animal Crossing: Pocket Camp (2017).

Gameplay Animal Crossing: New Horizons (Polygon)
Gameplay Animal Crossing: New Horizons (Polygon)

Kini, penggemar yang sudah menunggu hampir delapan tahun sejak rilis game seri terakhir, sudah bisa memainkan game terbaru yang diberi judul Animal Crossing: New Horizons.

Masih dibekali dengan gameplay yang sama, mekanisme yang tak banyak berubah, serta akhir open-ended.

Namun, game terbaru ini juga dibekali berbagai pembaruan. Yang pasti, studio menjanjikan lebih banyak kebebasan, pilihan, serta gameplay yang dijamin bakal menjauhkan penggemar setia dari rasa bosan.

Review Animal Crossing: New Horizons – Pelan Tapi Pasti

Pulau terpencil di Animal Crossing (Tech Radar)
Pulau terpencil di Animal Crossing (Tech Radar)

Ada sedikit perbedaan antara seri terbaru ini dengan game sebelumnya. Dalam game terbaru Animal Crossing ini, kamu akan dibawa ke pulau terpecil milik Tom Nook. Di pulau tersebut, kamu akan hidup bersama 2 orang lain.

Tugasmu sederhana saja; mengubah pulau kecil tak berpenghuni tersebut agar menjadi pulau yang indah dan menarik. Dengan begitu, kamu bisa menarik lebih banyak villager untuk pindah dan mendiami pulau tersebut.

Sebagaimana di kehidupan nyata, pembangunan tentu sajamembutuhkan modal besar. Nah, tenang aja. Ada Tom Nook yang bakal memberimu hutang.

Perkenalan dengan Animal Crossing (Tech Radar)
Perkenalan dengan Animal Crossing (Tech Radar)

Dan selayaknya mengelola negara; yang kamu butuhkan adalah kecermatan bagaimana membagi atau mengelola hutang tersebut sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Antara sisi produksi, distribusi, dan konsumsi harus dipertimbangkan secara masak.

Hal itulah yang membuat serial Animal Crossing mendapat predikat game simulasi. Dan bukan seperti game simulasi pada umumnya; kamu diminta untuk mengelola komunitas!

Lebih Banyak Kebebasan Dibanding Seri Sebelumnya

Membangun jalan di Animal Crossing (The Verge)
Membangun jalan di Animal Crossing (The Verge)

Yang disebutkan di atas adalah mekanisme yang bakal kamu temui dari game-game Animal Crossing seri lainnya. Ya, tak terlalu banyak perbedaan yang bakal kamu dapati antara seri satu dengan yang lain.

Hanya saja, ada satu keistimewaan yang bakal bisa kamu rasakan dari Animal Crossing: New Horizons. Berbeda dari seri sebelumnya, lokasi yang harus kamu bangun bisa disebut sebagai kanvas kosong.

Hanya sebuah pulau terpencil lengkap dengan sumber daya alam dan sumber daya manusianya.

Oleh karena itu, pemain pun bakal mendapat kebebasan untuk mengontrol lingkungan lebih banyak dibandingkan seri sebelumnya. Kamu bisa memilih lokasi mana pun yang bakal dijadikan wilayah rumah.

Membangun rumah di Animal Crossing (Tom's Guide)
Membangun rumah di Animal Crossing (Tom’s Guide)

Di sisi lain, kamu juga diminta untuk menentukan di mana letak rumah tetangga, warung kelontong, sampai lokasi hiburan seperti museum.

Artinya, kamu benar-benar diberi kebebasan untuk mengatur tata ruang. Simulasi kota ala The Sims yang dipadukan dengan gameplay Animal Crossing. Sangat menantang, bukan?

Di level selanjutnya, kamu juga bisa membangun jembatan, mengubah kontur pulau dengan menambahi lereng, tanjung atau teluk, jalan, serta masih banyak lagi. Dengan kemampuan ini, kamu pun nggak boleh asal bikin pagar atau membangun jalan, lho.

Semua harus diperhitungkan. Mulai dari bagaimana mengembangkan ekonomi, masyarakat, tata ruang, wilayah, hingga alam. Semua hal tersebut jadi variabel wajib yang harus kamu perhitungkan.

Berkenalan dengan Aspek Baru: Produksi Barang atau Kerajinan

Mekanisme crafting game Animal Crossing (Polygon)
Mekanisme crafting game Animal Crossing (Polygon)

Banyak gamer mudah takut jika melihat mekanisme produksi barang atau kerajinan. Dalam dunia game, mekanisme ini lebih akrab disebut craft atau crafting.

Dalam permainan RPG, crafting kerap bikin pemain terjebak grinding satu jenis monster selama waktu yang terbilang panjang. Tujuannya tentu saja untuk mengumpulkan item drop dari monster tersebut.

Kalo tidak, kamu perlu jalan ke map yang jaraknya makan waktu; agar proses crafting nggak gagal.

Tapi tenang saja. Mekanisme produksi barang dalam game Animal Crossing: New Horizons benar-benar berbeda. Alih-alih berburu dan mengumpulkan barang; kamu cukup melihat bahan baku dari ponsel Nook lalu mencarinya di sekitar lingkungan.

Ya, bahan-bahan crafting mudah ditemukan. Dengan begitu, kamu nggak akan lagi melihat pohon sebagai sebuah tanaman saja. Akan tetapi, ada beragam jenis kayu yang wajib kamu kenali. Menyenangkan dan nggak bikin bosan!

Itulah review game terbaru Animal Crossing: New Horizons. Apakah ada di antara pembaca yang sudah memainkannya? Jika ada, coba deh bagikan pendapat kalian pada kolom komentar unggahan Droila di Facebook, ya.

Jika kamu masih ingin mendapatkan beragam referensi game terbaik lainnya, jangan lupa untuk subscribe Droila,  ya. Setiap hari bakal ada beragam informasi seputar teknologi, startup, tutorial, dan games terbaru. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan referensi handphone terbaik, lho.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like