Startup Legaltech Hukumonline Dapat Pendanaan Seri A dari Organisasi Nirlaba Amerika Serikat

Hukumonline.com (DealStreetAsia)
Hukumonline.com (DealStreetAsia)

Startup penyedia layanan hukum berbasis digital (legaltech) dan portal berita Hukumonline kemarin (04/02/2020) mengumumkan pendanaan investasi seri A yang didapat dari organisasi nirlaba asal New York, Media Development Investment Fund (MDIF).

Ini merupakan pendanaan kedua yang Hukumonline dari sumber yang sama. Sebelumnya, Hukumonline mendapatpendanaan pada tahun 2017 lalu dari MDEF.

Pada saat itu, dana investasi yang didapat digunakan untukmeningkatkan tampilan website. Harapannya, agar bisa meningkatkan pengalamanpengguna (User Experience/UX).

Startup Hukumonline (Siar)
Startup Hukumonline (Siar)

Dilansir dari DealStreetAsia, jumlah investasi yang dikucurkan kali ini masih dirahasiakan. Sementara itu, investasi yang didapat Hukumonline ini diberikan MDIF lewat program Emerging Media Opportunity Fund I (EMOF I).

Sampai hari ini, belum ada keterangan resmi dari Hukumonline. Akan tetapi, CEO MDIFMohamed Nanabhay menyampaikan pendapatnya. Dirinya berharap, pendanaan kali inibisa dipakai startup Hukumonline untuk meningkatkan layanannya dan makinmemperkuat diri sebagai salah satu garda depan dalam penyediaan informasi dananalisis hukum.

Mengenai MDIF dan Program Pendanaan Startup EMOF

Program MDIF (MDIF)
Program MDIF (MDIF)

Melansir dari situs resmi MDIF, program EMOF diluncurkan pada bulan Februari 2019. Program EMOF adalah sebuah program pendanaan yang ditujukan bagi media independen. Terutama media independen yang terletak di negara dimana akses terhadap berita yang berimbang dan kebebasan informasi masih di bawah ancaman.

Saat awal diluncurkan, EMOF ditutup dengan total danaterkumpul sejumlah USD12,95 juta. Investor internasional yang terlibat antaralain Open Society Foundation (Soros Economic Development Fund), Stichting DOEN,IFU (pendanaan investasi dari Denmark untuk negara berkembang), sertadidampingi co-investor JP PolitikenHus.

Kala itu, dilaporkan bahwa lembaga non-profit ini sudahmenanamkan lebih dari USD5 juta ke lima startup yang terletak di India,Indonesia Brazi, dan Peru. Kini, MDIF sudah menyalurkan pendanaan investasi ke117 perusahaan media yang berasal dari 41 negara. Total pendanaannya mencapaiangka USD 227 juta atau sekira Rp3,1 triliun.

Hukumonline.com (WP)
Hukumonline.com (WP)

“Pendanaan ini ditujukan buat media yang memiliki potensiperkembangan bisnis signifikan dan didirikan di atas prinspi-prinsip berita daninformasi independen berkualitas tinggi,” tulis MDEF dalam keterangan resminya.

Profil Startup Hukumonline

Chatbot Lia milik Hukumonline (Daily Social)
Chatbot Lia milik Hukumonline (Daily Social)

Hukumonline.com adalah portal berita dan informasi yang menyediakan serba-serbi pelayanan hukum di Indonesia. Website ini didirikan oleh para pemerhati hukum yang sudah terkemuka di masa awal era reformasi pada tahun 1999.

Tujuan dari website hukumonline, seperti disadur dariketerangan di websitenya, adalah untuk memberi edukasi dan pencerahan kepadamasyarakat mengenai dunia hukum di Indonesia.

Sementara itu, anak usaha Hukumonline, PT Justika SiarPublika juga pernah mendapatkan pendanaan Pra Seri-A pada awal 2019. Dalampendanaan tersebut, PT Justika Siar Pubika mendapatkannya bebarengan dengansalah satu firma hukum di Indonesia, yakni Assegaf Hamzah & Partners (AHP).

Jika Hukumonlineadalah portal informasi hukum dan penyedia layanan advokasi, PT Justikabergerak di bidang marketplace jasalayanan hukum. PT Justika Siar Publika juga mengembangkan produk-produkteknologi yang bertujuan mempermudah pertemuan antara klien dengan advokat.

Perusahaan ini memiliki basis data ratusan advokat dansampai hari ini sudah menerima ratusan aduan kasus. Dari website Justika.com,kita bisa menemukan beragam fitur-fitur yang sudah disediakan; antara lainkonsultasi telepon dengan harga kompetitif, akses yang cepat, serta praktis.

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like